Rencana Pembangunan
Desa Surorejo
Dokumen resmi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang memuat visi, misi, potensi, permasalahan, kebijakan, dan strategi pembangunan untuk 6 tahun ke depan.
Visi, Misi & Pengantar RPJM-Des
Visi Desa
βMEMBANGUN DESA DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SUROREJOβ
Rumusan visi tersebut merupakan suatu ungkapan dari niat yang luhur untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Desa Surorejo baik secara individu maupun kelembagaan sehingga 6 tahun ke depan Desa Surorejo mengalami suatu perubahan yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari segi ekonomi dengan dilandasi semangat kebersamaan.
Misi Desa
- 1Meneruskan pembangunan yang belum terealisasi.
- 2Mewujudkan dan meningkatkan serta meneruskan tata pemerintahan desa yang lebih baik.
- 3Meningkatkan pelayanan yang maksimal terhadap warga desa.
- 4Meningkatkan kehidupan yang lebih harmonis, toleran, saling menghormati dalam kehidupan berbudaya dan beragama di Desa Surorejo.
- 5Mengedepankan kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam kehidupan sehari-hari baik dalam pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.
Dasar Penyusunan
Demokratisasi memiliki makna bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di desa harus mengakomodasi aspirasi dari masyarakat melalui Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan yang ada sebagai mitra Pemerintah Desa. Diharapkan proses pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan partisipasi masyarakat dapat benar-benar mendasarkan pada prinsip keterbukaan sehingga secara bertahap Desa Surorejo dapat mengalami kemajuan.
Potensi Desa
Sumber Daya Alam
Lahan kosong, sungai, rawa, sawah, dan perkebunan yang pada saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Sumber Daya Manusia
Tenaga kesehatan, kader pertanian, dan tersedianya SDM yang memadai dilihat dari tingkat pendidikan masyarakat.
Sumber Daya Sosial
Banyaknya lembaga kemasyarakatan seperti LPM, Gapoktan, Kelompok Pengajian, Arisan, Simpan Pinjam, Posyandu, Karang Taruna, dan Risma.
Sumber Daya Ekonomi
Lahan-lahan pertanian, perkebunan, maupun peralatan kerja yang dapat mendukung perekonomian warga.
Permasalahan Desa (13 Bidang)
Daftar masalah bersumber dari hasil pengkajian desa yang mencerminkan kondisi prasarana, lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial-budaya, keamanan, dan sumberdaya perekonomian.
Sarana Prasarana Fisik
4 masalah- Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam berswadaya dan pemeliharaan bangunan
- Lokasi pembangunan yang tidak merata sehingga menimbulkan kecemburuan sosial
- Pembangunan yang kurang berdasarkan pada skala prioritas
- Masih terbatasnya dana pembangunan desa yang dikelola desa
Ekonomi
4 masalah- Belum adanya pengembangan terhadap potensi ekonomi desa
- Belum adanya pemasukan dana secara maksimal
- Terbatasnya dana untuk modal
- Belum adanya pendidikan keterampilan bagi masyarakat
Sosial Budaya
2 masalah- Pembangunan non fisik/moral yang masih terabaikan
- Belum optimalnya pengembangan budaya lokal desa
Pemerintahan
5 masalah- Terbatasnya SDM dalam pelaksanaan pemerintahan
- Pelaku pemerintahan belum jelas mengetahui tupoksi
- Pelayanan masyarakat yang masih bersifat sentralistik
- Sistem pemerintahan di tingkat RT belum optimal
- Buku administrasi belum dimanfaatkan secara optimal
Kesehatan
4 masalah- Belum adanya tempat pelayanan kesehatan (PKD) yang memadai
- Pemanfaatan Posyandu yang belum optimal
- Kegiatan kader posyandu masih tergantung pada petugas kesehatan
- Belum terbentuk lembaga pelayanan kesehatan masyarakat
Kelembagaan
4 masalah- Masih rendahnya pemahaman tupoksi kelembagaan desa
- Tingkat pertemuan/rapat koordinasi yang masih kurang
- Belum tersusunnya rencana kegiatan/program kerja
- Buku pedoman tentang kelembagaan yang kurang
Lingkungan Hidup
4 masalah- Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan
- Belum tersedianya tempat pembuangan sampah yang memadai
- Pemanfaatan air bersih oleh masyarakat belum optimal
- Pelestarian lingkungan hidup yang masih kurang
Partisipasi Masyarakat
3 masalah- Partisipasi masyarakat dalam pertemuan masih kurang
- Kegiatan gotong royong yang masih kurang
- Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam kegiatan sosial
Pertanian
3 masalah- Saluran irigasi yang belum tertata dengan baik
- Perkumpulan petani belum berjalan dengan baik
- Kekurangan air pada musim kemarau
Hukum
2 masalah- Masih dijumpai pelanggaran terhadap peraturan yang ada
- Penegakan hukum yang masih kurang
Perindustrian & Perdagangan
2 masalah- Home industri yang belum dikembangkan
- Kesulitan dan penambahan modal
Pertanahan
2 masalah- Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuat hak milik/sertifikat
- Pemasangan tanda batas tanah yang kurang jelas
Keamanan
3 masalah- Kegiatan masyarakat dalam Siskamling belum optimal
- Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan
- Kurangnya kebersamaan dalam penanganan permasalahan
Kebijakan Pembangunan Desa
Proses Penyusunan
Program Desa diawali dari musyawarah desa yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, Pemerintah Desa beserta BPD dalam rangka penggalian gagasan untuk dibahas dan disepakati. Dari penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di desa dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat sehingga aspirasi seluruh lapisan masyarakat bisa tertampung.
Arah Pengelolaan Pendapatan Desa
- 1Pendapatan Desa bersumber APBDes dan Dana dari Pemerintah.
- 2Pendapatan Asli Desa dipungut oleh Kepala Dusun dibantu oleh Perangkat Desa sesuai wilayah masing-masing kemudian dikumpulkan dan disetorkan oleh Kepala Desa.
- 3Pendapatan dari APBDes dan dari Pemerintah dikelola oleh Bendahara Desa.
Arah Pengelolaan Belanja Desa17 Program
Kebijakan Umum Anggaran
Pemerintah Desa bersama BPD melaksanakan musyawarah guna membahas dan menyepakati anggaran yang dibutuhkan selama setahun dengan menggunakan tolok ukur pada tahun-tahun sebelumnya yang kemudian dituangkan dalam APBDes.
Strategi Pencapaian
Strategi Utama
Program Desa Surorejo dilaksanakan dengan mengacu pada strategi yang disusun berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Menetapkan Desa Surorejo sebagai desa yang lebih maju dalam membangun desa dengan kebersamaan. Fokus pengembangan ekonomi yaitu pada pertanian dan usaha ekonomi mikro yang memiliki keunggulan komparatif dan diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Langkah Operasional
Prioritas Pengembangan
Pembangunan desa diarahkan pada infrastruktur pedesaan
Pembangunan sarana dan prasarana umum
Pembangunan fasilitas penunjang pembangunan ekonomi
Penutup
Semua program yang tercantum merupakan kebutuhan utama berdasarkan kondisi saat ini. Tidak menutup kemungkinan ada program tambahan yang sifatnya darurat dan tidak bisa ditunda. Karena tidak tercantum dalam rencana program, maka swadaya masyarakat sangat diperlukan berupa tenaga gotong royong maupun material yang bisa diambil dari lokal desa.
Karena program ini untuk 6 (enam) tahun, maka untuk menjembatani kekosongan dokumen perencanaan jangka menengah pada masa jabatan Kepala Desa, penyusun menyiapkan program yang sifatnya sekunder dan tidak membutuhkan biaya dalam jumlah besar. Program tersebut meliputi rehabilitasi sarana dan prasarana yang ada, selain itu penyusun juga akan melakukan evaluasi program apa saja yang belum terealisasi sehingga bisa diteruskan untuk RPJM-Des tahun-tahun selanjutnya agar program pembangunan bisa terus berkesinambungan meskipun yang menduduki jabatan Kepala Desa silih berganti.